"Dua warga Palestina, yang berusia 16 tahun dan 17 tahun, terkena tembakan di bagian kaki oleh tentara Israel di wilayah Jabaliya bagian timur, karena mereka mendekati pembatas keamanan (antara Israel dan Jalur Gaza)," ujar juru bicara Kementerian Kesehatan Palestina, Ahsraf al-Qudra kepada AFP, Sabtu (2/2/2013).
Secara terpisah, juru bicara militer Israel menyatakan kedua pemuda tersebut terpaksa ditembak karena terlalu mendekati wilayah perbatasan. Tidak diketahui motif kedua pemuda ini bersama dengan sejumlah warga Palestina lainnya mendekati perbatasan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Insiden ini semakin menambah panjang daftar warga Palestina yang menjadi korban penembakan di wilayah perbatasan, semenjak kesepakatan gencatan senjata antara Israel dengan Hamas pada 21 November 2012 lalu. Sejumlah insiden serupa di wilayah perbatasan Israel dan Palestina seringkali memakan korban dari pihak Palestina.
Militer Israel selalu saja berdalih bahwa warga Palestina yang mereka serang tersebut telah melanggar zona terlarang yang ada di perbatasan kedua negara. Semenjak kesepakatan gencatan senjata, Israel hanya memperbolehkan warga Palestina untuk mendekat sekitar 300 meter dari pagar perbatasan. Sedangkan khusus untuk petani, diperbolehkan mendekat sekitar 100 meter dari pagar perbatasan.
(nvc/ndr)











































