Level popularitas tertinggi Obama yang mencapai 60 persen tersebut merupakan hasil survei yang dilakukan ABC Television dan The Washington Post. Survei dilakukan beberapa hari setelah Obama diambil sumpahnya sebagai Presiden AS periode kedua.
Survei dilakukan melalui telepon terhadap 1.022 warga dewasa di sejumlah wilayah AS. Survei ini dilakukan antara 23 Januari hingga 27 Januari dan memiliki margin of error 3,5 persen.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pidatonya saat itu, Obama merangkul banyak agenda dan isu, mulai dari soal reformasi aturan kepemilikan senjata api, hak-hak kaum gay, kemudian masalah lingkungan dan sebagainya. Demikian seperti dilansir Channel News Asia, Kamis (31/1/2013).
Kendati demikian, level popularitas Obama ini masih sedikit di bawah level popularitas yang diraup dua pendahulu Obama lainnya, yakni Bill Clinton dan Ronald Reagan, yang juga menjabat selama dua periode.
Menurut ABC Television dan The Washington Post, level popularitas yang mencapai 60 persen ini menunjukkan adanya peningkatan 10 persen sejak musim panas lalu, tepatnya ketika Obama berduel sengit dengan capres Partai Republik Mitt Romney.
Namun di sisi lain, masih banyak hal yang harus dilakukan Obama untuk bisa meningkatkan popularitasnya. Tercatat bahwa popularitas tertinggi Obama justru dicapai sebelum dia menjabat sebagai Presiden AS. Beberapa hari sebelum menjabat periode pertama pada Januari 2009 lalu, popularitas Obama sempat mencapai level 79 persen.
(nvc/nwk)











































