Ini berarti, total 56 orang telah tewas selama kerusuhan di sejumlah kota Mesir yang terjadi sejak pekan lalu. Demikian disampaikan paramedis Mesir seperti dilansir kantor berita AFP, Kamis (31/1/2013).
Juru bicara Kementerian Kesehatan Mesir Ahmed Omar mengatakan, kedua korban tewas itu adalah seorang pria berumur 26 tahun dan seorang pria lainnya yang tidak diidentifikasi. Keduanya ditembak di bagian kepala dan dada saat kerusuhan pada Selasa, 29 Januari malam waktu setempat. Kedua pria itu meninggal semalam akibat luka-luka mereka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun aksi demo berubah rusuh setelah pengadilan Mesir menjatuhkan vonis mati untuk 21 warga kota Port Said atas keterlibatan mereka dalam kekerasan terkait pertandingan sepakbola tahun lalu.
Warga yang berdemo marah kepada Presiden Mesir Mohamed Morsi dan gerakan Ikhwanul Muslimin yang dipimpinnya. Pemerintahan Morsi dituding melakukan monopoli kekuasaan dan gagal mereformasi Mesir pasca-revolusi yang menggulingkan Mubarak.
(ita/nrl)











































