Benjamin Roper menghilang sejak dia meninggalkan rumahnya di Prince Street, Randwick, Sydney timur pada 26 Januari lalu sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Pramugara maskapai penerbangan Virgin tersebut, meninggalkan telepon genggamnya, mobil dan benda-benda lainnya di rumahnya.
"Kita tahu bahwa handphone-nya masih di rumah, kita tahu bahwa mobilnya masih di rumah dan dia tidak membawa apapun," kata pejabat kepolisian setempat, Superintendent Gavin Dengate kepada para wartawan.
"Semua hal itu mencurigakan," imbuhnya seperti dilansir harian Sydney Morning Herald (SMH), Rabu (30/1/2013).
Dikatakan Dengate, kepolisian tengah mengejar sejumlah petunjuk dan telah berbicara dengan para atasan Roper di maskapai Virgin. Polisi pun berharap media sosial akan memberikan hasil dalam kasus ini. Sejak menghilangnya Roper, sejumlah kampanye online telah dibentuk untuk membantu menemukan Roper.
Inspektur Kepolisian Leonard James mengatakan, kepolisian memiliki kekhawatiran serius atas keselamatan Roper. Sebabnya, ini pertama kali Roper pergi tanpa meninggalkan pesan.
"Dari yang saya tahu, dia sedang menjalin hubungan yang kuat. Dia tampak seperti orang yang sangat disukai, yang melakukan pekerjaannya dengan baik, dan hal ini sangat di luar kebiasaan dia," pungkas James.
(ita/nrl)











































