"Sebuah pesawat Prancis mendarat di landasan lapangan terbang Kidal," kata pejabat senior setempat seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (30/1/2013).
Diimbuhkannya, sejumlah helikopter juga terlihat di bandara. "Mereka telah mengambil posisi di sekitar bandara," tuturnya.
Pernyataan itu dibenarkan oleh sumber keamanan wilayah tersebut. "Kami mengkonfirmasi bahwa pesawat Prancis berada di landasan terbang Kidal dan helikopter-helikopter yang bertugas melakukan perlindungan berada di udara," ujar sumber itu.
Seorang tokoh senior suku Tuareg di Kidal juga membenarkan laporan itu. Juru bicara Gerakan Islam Azawad juga menyampaikan hal senada. "Prancis telah mengambil posisi di landasan. Pemimpin kami tengah berbicara dengan mereka," tutur juru bicara tersebut.
Perkembangan terbaru ini terjadi 48 jam setelah pasukan yang dipimpin Prancis berhasil merebut kembali kota Timbuktu tanpa menemui perlawanan. Semula ketiga kota utama di Mali utara itu telah jatuh ke dalam kendali para pemberontak sejak musim semi lalu. Namun kemudian, kota-kota tersebut berhasil dikuasai kembali oleh pasukan Mali yang dibantu pasukan Prancis dan pasukan negara-negara Afrika.
(ita/nrl)











































