Segera Lengser, Hillary Clinton Tak Ada Niat Jadi Capres AS Tahun 2016

Segera Lengser, Hillary Clinton Tak Ada Niat Jadi Capres AS Tahun 2016

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 30 Jan 2013 11:24 WIB
Segera Lengser, Hillary Clinton Tak Ada Niat Jadi Capres AS Tahun 2016
Hillary Clinton saat wawancara virtual (Reuters)
Washington - Nama Hillary Clinton pernah disebut-sebut akan mencalonkan diri dalam pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) pada tahun 2016 mendatang. Namun ketika kembali ditanya soal rencana ke depan, Hillary yang akan segera meletakkan jabatannya sebagai Menteri Luar Negeri AS itu, mengaku tak berpikiran untuk ikut dalam pilpres mendatang.

"Sebenarnya, sama sama sekali tidak berpikir tentang apapun untuk saat ini," jawab Hillary dalam wawancara global via telekonferensi yang digelar Kementerian Luar Negeri AS di gedung Newseum, Washington, seperti dilansir NY Daily News, Rabu (30/1/2013).

"Saya hanya menunggu untuk menyelesaikan masa jabatan saya sebagai Menlu dan kemudian membayar waktu tidur saya yang kurang selama 20 tahun," imbuhnya sembari berseloroh.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dalam acara yang diberi nama 'Global Townterview' ini, Hillary menjawab pertanyaan dari para wartawan lokal dan para penonton dari seluruh dunia secara interaktif. Berbagai pertanyaan dari berbagai kota di belahan dunia diajukan kepada Hillary. Mulai dari Beirut hingga Tokyo, lalu dari London hingga New Delhi, berlanjut ke Bogota hingga Lagos, Nigeria.

Saat kembali ditanya oleh seorang penonton dari Jerman, Elisa soal rencananya mencalonkan diri sebagai capres AS dalam pemilu mendatang, Hillary mengaku belum terpikir. "Tergantung pada diri saya sendiri untuk menentukan keputusan bagi masa depan saya. Saat ini, saya nampaknya tidak berniat melakukan hal tersebut (mencalonkan diri sebagai capres AS)," tegas Hillary.

"Tapi, saya akan melakukan apapun untuk memastikan bahwa setiap wanita berhak ikut berkompetisi hingga tingkat tinggi, tidak hanya di AS tapi juga di seluruh dunia," imbuhnya.

Jawaban yang sama juga diutarakan Hillary saat ditanya oleh media AS, CNN dalam kesempatan yang sama. "Saya sama sekali tidak berencana untuk mencalonkan diri," tuturnya kepada CNN, seperti dilansir AFP.

Pada Jumat (1/2) mendatang, Hillary secara resmi akan menyerahkan jabatannya kepada John Kerry yang telah diloloskan oleh Senat AS sebagai Menlu AS yang baru. Selama 4 tahun terakhir menjabat sebagai Menlu AS, Hillary telah melakukan kunjungan berjuta-juta mil jauhnya dan menghadiri sekitar 1.700 pertemuan dengan kepala-kepala negara di seluruh dunia.

Senat AS menyepakati John Kerry sebagai Menlu AS dalam voting yang digelar Selasa (29/1) waktu setempat. Hasil voting menunjukkan 94 suara menyetujui melawan 3 suara yang menolak. Dijadwalkan, pelantikan Kerry bakal digelar paling cepat Rabu (30/1) waktu setempat.

(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads