Pemerintah Mesir Desak Tangkap Demonstran Berpakaian Serba Hitam

Pemerintah Mesir Desak Tangkap Demonstran Berpakaian Serba Hitam

rini friastuti - detikNews
Rabu, 30 Jan 2013 03:27 WIB
Mesir - Pemerintah Mesir mendesak pasukan keamanan dan anggota masyarakat untuk menangkap anggota kelompok berpakaian hitam garis keras yang menentang Presiden Mohamed Mursi. Kelompok ini telah muncul di garda depan dalam aksi protes di Mesir baru-baru ini.

Seperti dilansir dari Reuters, Rabu (30/1/2013), panglima militer Mesir telah memperingatkan bahwa perselisihan politik dapat medorong Mesir ke jurang kehancuran menyusul gelombang protes dimana 52 orang telah tewas pekan lalu. Presiden Mursi telah memberlakukan keadaan darurat di kota-kota Terusan Suez dari Port Said, Ismailia dan Suez dalam upaya untuk membendung kekerasan.

Ratusan pendukung dari kelompok Black Bloc berada di garis terdepan dalam protes di Kairo, Alexandria dan kota di terusan Suez, dan sering melakukan bentrok dengan polisi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kelompok ini tampaknya terinspirasi oleh pengunjuk rasa Black Bloc di Eropa yang berpakaian serba hitam dan menutupi wajah mereka telah membentuk demonstrasi anti-globalisasi yang selalu diakhiri dengan kekerasan.

Jaksa Penuntut Umum Talaat Abdallah pada Selasa memerintahkan polisi dan tentara untuk menangkap anggota Black Bloc dan meminta masyarakat untuk berpartisipasi dalam menangkap siapa saja yang dicurigai anggota kelompok dan menyerahkan mereka segera ke petugas pengadilan terdekat.

Menurut kantor berita Mesir MENA, Jaksa Penuntut Umum Mesir menuduh Black Bloc menjadi kelompok terorganisir yang berpartisipasi dalam tindakan terorisme dan melakukan kejahatan yang mempengaruhi keamanan nasional.

Sebuah sumber keamanan mengatakan, 170 berpakaian serba hitam telah ditahan di Mesir sejak Sabtu, (26/1), akan tetapi dari penyelidikan belum dapat diverifikasi apakah semuanya adalah anggota dari Black Bloc.



(ega/ega)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads