Menurut paramedis seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (29/1/2013), dua orang tewas dalam bentrokan antara para demonstran dan aparat keamanan di kota Port Said pada Senin, 28 Januari. Termasuk, satu orang yang tewas di depan kantor polisi. Sementara satu orang lainnya tewas ditembak di Kairo ketika para demonstran dan polisi bentrok di dekat Lapangan Tahrir.
Presiden Mesir Mohamed Morsi memberlakukan keadaan darurat di tiga provinsi yang paling parah dilanda kerusuhan tersebut. Jam malam juga diterapkan di ketiga provinsi tersebut: Port Said, Ismailiya dan Suez.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Terus berlanjutnya konflik antara kekuatan-kekuatan politik dan perbedaan mereka menyangkut manajemen negara bisa menimbulkan kejatuhan negara dan mengancam generasi mendatang," cetus Sissi.
Diingatkan Sissi yang juga menjadi panglima militer Mesir itu, masalah-masalah politik, ekonomi, sosial dan keamanan yang dihadapi Mesir merupakan ancaman bagi keamanan dan stabilitas negara.
(ita/nwk)











































