Duh! 10 Gajah Kerdil Langka Mati Misterius di Malaysia

Duh! 10 Gajah Kerdil Langka Mati Misterius di Malaysia

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 29 Jan 2013 14:48 WIB
Duh! 10 Gajah Kerdil Langka Mati Misterius di Malaysia
Ilustrasi (Straits Times)
Sabah - Mengenaskan! Sebanyak 10 ekor gajah kerdil langka yang hidup di wilayah Tawau, Sabah, Malaysia, ditemukan mati misterius. Diduga, gajah-gajah yang nyaris langka ini mati akibat keracunan.

Insiden ini pertama kali terjadi pada 29 Desember 2012, ketika seekor gajah ditemukan mati. Selanjutnya, beberapa ekor gajah lainnya menyusul. Insiden matinya gajah secara misterius ini terakhir terjadi pada 24 Januari kemarin.

Gajah-gajah tersebut ditemukan mati di area perkebunan yang dikelola oleh sebuah perusahaan swasta di wilayah Kalabakan, sekitar 150 km dari Tawau. Demikian seperti dilansir Asia One, Selasa (29/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Otoritas setempat masih melakukan penyelidikan lebih mendalam untuk mencari tahu penyebab kematian hewan-hewan ini. Namun demikian, berbagai spekulasi soal penyebab kematian gajah-gajah ini telah beredar di masyarakat.

Yang paling kuat adalah dugaan gajah-gajah ini keracunan hingga mati. Namun tidak diketahui pasti apakah keracunan tersebut disebabkan oleh faktor alam, seperti tanaman beracun yang ada di lingkungan tempat hidup gajah tersebut, ataukah karena pestisida.

Terhadap spekulasi dan dugaan yang mencuat, otoritas setempat maupun pihak penangkaran gajah tersebut enggan berkomentar banyak. Pihak Kementerian Pariwisata, Kebudayaan dan Lingkungan Sabah menyatakan, masih terlalu awal untuk berspekulasi soal penyebab kematian.

"Departemen kami harus menunggu laporan dari ahli kimia untuk menentukan penyebab kematian," ucap Menteri Kementerian Pariwisata, Kebudayaan dan Lingkungan Sabah, Datuk Masidi Manjun.

Penyelidikan terhadap insiden misterius ini diselidiki langsung oleh tim gabungan dari sejumlah institusi setempat, seperti Departemen Kehutanan, Yayasan Sabah, WWF Malaysia dan juga kepolisian setempat.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads