"Kami sangat mengecam kekerasan terakhir yang terjadi di berbagai kota Mesir," kata juru bicara Gedung Putih Jay Carney seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (29/1/2013).
"Kami mengharap warga Mesir mengekspresikan diri mereka secara damai dan meminta para pemimpin Mesir untuk mempertegas bahwa kekerasan tak bisa diterima," imbuh Carney.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Morsi juga memberlakukan jam malam di tiga provinsi tersebut: Port Said, Suez dan Ismailiya serta menyerukan oposisi untuk bergabung dalam dialog nasional.
Juru bicara Departemen Luar Negeri AS Victoria Nuland mengatakan, pemerintah AS mengharapkan pemerintah Mesir untuk mengadili mereka yang bertanggung jawab atas korban jiwa dan luka-luka dalam kerusuhan tersebut.
"Kami mengamati bagamaina hukum darurat yang ditetapkan akan diberlakukan, mengingat sejarah yang sangat sensitif atas soal ini di Mesir," imbuh Nuland.
(/)











































