Seperti dilansir AFP, Selasa (29/1/2013), McCarthy yang berusia 51 tahun ini merupakan warga keturunan kulit hitam. Sedangkan korbannya diketahui bernama Dorothy Booth yang merupakan pensiunan profesor keturunan kulit putih dan berusia 70 tahun.
Dalam kasus yang terjadi pada tahun 1997 lalu, McCarthy memukul wajah korbannya dengan tongkat dan kemudian menikamnya dengan pisau sebanyak 5 kali. Dia kemudian memotong salah satu jari tangan korban untuk mengambil cincin berlian yang dipakai korban.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kini McCarthy akan dieksekusi dengan cara disuntik mati pada Selasa (29/1) malam waktu setempat. Eksekusi ini dilakukan setelah Mahkamah Agung AS menolak banding terakhir yang diajukan McCarthy.
Dengan eksekusi ini, maka McCarthy tercatat sebagai narapidana wanita ke-13 yang dihukum mati di AS sejak hukuman mati diberlakukan pada tahun 1976 silam. Menurut Pusat Informasi Hukuman Mati, sebagian besar eksekusi mati di AS terjadi di negara bagian Texas.
(nvc/ita)











































