Pertama Kali Sejak 2010, AS Suntik Mati Narapidana Wanita

Pertama Kali Sejak 2010, AS Suntik Mati Narapidana Wanita

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 29 Jan 2013 10:11 WIB
Pertama Kali Sejak 2010, AS Suntik Mati Narapidana Wanita
Ilustrasi
Texas - Untuk pertama kalinya sejak tahun 2010, pemerintah negara bagian Texas, Amerika Serikat (AS) mengeksekusi mati seorang narapidana wanita. Narapidana bernama Kimberly McCarthy divonis mati atas pembunuhan dan perampokan seorang wanita lanjut usia.

Seperti dilansir AFP, Selasa (29/1/2013), McCarthy yang berusia 51 tahun ini merupakan warga keturunan kulit hitam. Sedangkan korbannya diketahui bernama Dorothy Booth yang merupakan pensiunan profesor keturunan kulit putih dan berusia 70 tahun.

Dalam kasus yang terjadi pada tahun 1997 lalu, McCarthy memukul wajah korbannya dengan tongkat dan kemudian menikamnya dengan pisau sebanyak 5 kali. Dia kemudian memotong salah satu jari tangan korban untuk mengambil cincin berlian yang dipakai korban.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para jaksa juga menuduh dia membunuh dua orang lanjut usia lainnya. McCarthy divonis mati pada tahun 1998 lalu vonisnya dibatalkan dalam pengadilan banding. Namun kemudian dia kembali dinyatakan bersalah dan divonis mati dalam persidangan kedua pada tahun 2002.

Kini McCarthy akan dieksekusi dengan cara disuntik mati pada Selasa (29/1) malam waktu setempat. Eksekusi ini dilakukan setelah Mahkamah Agung AS menolak banding terakhir yang diajukan McCarthy.

Dengan eksekusi ini, maka McCarthy tercatat sebagai narapidana wanita ke-13 yang dihukum mati di AS sejak hukuman mati diberlakukan pada tahun 1976 silam. Menurut Pusat Informasi Hukuman Mati, sebagian besar eksekusi mati di AS terjadi di negara bagian Texas.

(nvc/ita)


Berita Terkait