Jasad dua korban tewas ditemukan terbawa arus banjir di wilayah Brisbane dan wilayah Gympie, Queensland. Satu korban tewas lainnya merupakan seorang pria lanjut usia yang ditemukan tewas pada Minggu (27/1) waktu setempat di wilayah Burnett Heads, dekat Bundaberg.
Namun tidak disebutkan lebih lanjut identitas para korban tewas tersebut. Demikian seperti dilansir Channel News Asia, Senin (28/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekitar 1.200 rumah di wilayah Bundarberg dilaporkan terendam banjir. Di wilayah ini pula, sedikitnya 30 orang terjebak di rumah masing-masing dan terpaksa mengungsi ke bagian atap rumah.
"Kami akan terus berusaha menyelamatkan mereka pagi ini. Meskipun kami memiliki helikopter, namun kondisi cuaca terlalu mengerikan dan berbahaya untuk terbang. Arus banjir sangat cepat dan juga sangat berbahaya jika ditempuh dengan perahu biasa," terang Newman.
Polisi setempat mengimbau para warga yang terjebak untuk mengungsi di atap rumah masing-masing sembari menunggu datangnya helikopter penyelamat. Sekitar 100 personel militer Australia diterjunkan unruk membantu proses evakuasi warga. Terdapat dua heli yang terbang berkeliling mencari warga yang terjebak.
Banjir cukup parah juga terjadi di kota Brisbane, ibukota negara bagian Queensland dan wilayah Gympie. Akibat banjir ini, nyaris 250 ribu rumah warga di wilayah Queensland tidak mendapat pasokan listrik pada hari ini.
Diperkirakan, banjir ini juga meluas ke negara bagian lain, yakni New South Wales. Sejumlah wilayah pinggiran di negara bagian tersebut sudah mulai terisolasi akibat banjir. Meski masih dalam masa musim panas, wilayah timur laut Australia memang biasa dilanda topan yang kemudian memicu banjir.
(nvc/ita)











































