Kerusuhan Mesir Tewaskan 7 Orang, Morsi Serukan Warga Tenang

Kerusuhan Mesir Tewaskan 7 Orang, Morsi Serukan Warga Tenang

Rita Uli Hutapea - detikNews
Sabtu, 26 Jan 2013 11:53 WIB
Kerusuhan Mesir Tewaskan 7 Orang, Morsi Serukan Warga Tenang
Mohamed Morsi (AFP)
Kairo, - Presiden Mesir Mohamed Morsi menyerukan rakyatnya untuk tenang dan menolak kekerasan. Seruan ini disampaikan menyusul bentrokan antara polisi dan para demonstran saat memperingati dua tahun revolusi yang menggulingkan Hosni Mubarak. Tujuh orang tewas dalam bentrokan tersebut.

Dalam pesan yang diposting di akun Twitter-nya seperti dilansir kantor berita AFP, Sabtu (26/1/2013), Morsi menyerukan "warga negara untuk mengingat nilai-nilai revolusi, mengungkapkan pendapat secara bebas dan damai serta menolak kekerasan".

Kementerian Kesehatan Mesir menyatakan, sedikitnya 7 orang tewas dalam aksi protes antipemerintah yang digelar pada Jumat, 25 Januari waktu setempat. Dari jumlah itu, enam orang tewas di kota Suez dan 1 orang tewas di kota Ismailiya. Sementara 456 orang mengalami luka-luka dalam berbagai bentrokan di 12 provinsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Kementerian Dalam Negeri Mesir, sebanyak 95 polisi terluka dalam aksi-aksi demo tersebut. Pasca kerusuhan, pasukan militer pun dikerahkan untuk mengamankan Suez.

Morsi mengatakan, sejumlah polisi termasuk di antara korban tewas. Pemimpin baru Mesir itu pun menyampaikan duka citanya untuk seluruh warga Mesir atas kematian para demonstran dan polisi. Ditegaskan Morsi, otoritas akan memburu para pelaku kekerasan dan mengadili mereka.

Aksi demo antipemerintah juga digelar di Lapangan Tahrir di Kairo, yang menjadi titik utama revolusi 2011. Ribuan demonstran menyerukan slogan-slogan anti-Ikhwanul Muslimin pimpinan Morsi.

"Rakyat menginginkan kejatuhan rezim," seru massa.

Lawan-lawan politik Morsi menuding presiden terpilih Mesir itu gagal melakukan reformasi pasca revolusi yang menumbangkan kekuasaan Mubarak.

(ita/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads