Salah satu isu yang ditanyakan kepada Kerry adalah mengenai nuklir Iran dan masalah Suriah. Kerry menegaskan bahwa AS akan melakukan apa yang harus dilakukan untuk mencegah Iran mengembangkan senjata nuklir. Namun ditekankan pula bahwa diplomasi tetap terbuka untuk Teheran.
"Presiden telah mempertegas -- kita akan melakukan apa yang harus dilakukan untuk mencegah Iran mendapatkan senjata nuklir," kata Kerry seperti dalam hearing Senat mengenai nominasi dirinya seperti dilansir kantor berita Reuters, Jumat (25/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketika didesak lebih lanjut mengenai Iran dan ambisi nuklirnya, Kerry mengatakan, dirinya berharap AS dan negara-negara lain akan membuat kemajuan dalam upaya diplomatik. Namun ditekankan Kerry, pemerintah Iran perlu memahami bahwa pihaknya harus membuktikan kalau program nuklirnya memang untuk tujuan damai.
"Tidak sulit untuk membuktikannya," cetus politikus senior dari Partai Demokrat tersebut seraya menambahkan pemeriksaan yang berulang-ulang atas program nuklir Iran perlu dilakukan.
Obama telah memilih Kerry untuk menggantikan Hillary yang telah memutuskan untuk pensiun dari jabatannya. Senat diperkirakan akan menyetujui pengangkatan Kerry yang berumur 69 tahun itu. Hillary sendiri memuji Kerry sebagai orang yang tepat.
"John merupakan pilihan yang tepat," kata Hillary di depan panel Senat. "Dia akan menunjukkan kepemimpinan dan pengabdian yang patut dicontoh," tandas mantan ibu negara AS itu.
(ita/nrl)










































