Cholathee Charoenchol tewas ditembak di sekolahnya, Sekolah Tanyong, distrik Bacho, Provinsi Narathiwat hari ini. Pria berumur 51 tahun itu ditembak tepat di bagian kepala di hadapan sedikitnya 30 murid dan sejumlah guru sekolah tersebut. Demikian seperti dilansir AFP, Rabu (23/1/2013).
Menurut Kepolisian Bacho, kedua pelaku memarkir sepeda motor mereka tepat di depan kantin sekolah. Dengan tenang, mereka kemudian berjalan ke dalam gedung sekolah. Lalu, salah satu dari mereka mengeluarkan pistol dan langsung menembak Cholathee.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Cholathee merupakan guru ke-158 yang tewas dalam insiden serupa di wilayah Thailand dalam beberapa tahun terakhir. Aksi kekerasan semacam ini selalu menimpa para pekerja bidang pendidikan di wilayah yang dihuni mayoritas penduduk muslim ini.
Bahkan pada Desember 2012 lalu, ribuan sekolah di wilayah tersebut diliburkan sebagai bentuk protes atas minimnya keamanan bagi para guru. Kebanyakan guru menjadi target para militan karena dianggap bekerja sama dengan pemerintah Thailand. Sekolah-sekolah yang sempat ditutup tersebut kemudian dibuka kembali setelah pemerintah berjanji untuk meningkatkan keamanan di wilayah tersebut.
(nvc/ita)










































