Hina Keluarga Kerajaan Thailand, Aktivis Dibui 10 Tahun

Hina Keluarga Kerajaan Thailand, Aktivis Dibui 10 Tahun

Novi Christiastuti - detikNews
Rabu, 23 Jan 2013 14:17 WIB
Hina Keluarga Kerajaan Thailand, Aktivis Dibui 10 Tahun
Ilustrasi
Bangkok -

Seorang aktivis politik terkenal yang juga jurnalis, dihukum 10 tahun penjara di Thailand atas dakwaan penghinaan terhadap kerajaan. Aktivis ini menulis artikel yang dianggap menyerang kerajaan.

Somyot Prueksasemsuk yang merupakan mantan editor salah satu majalah lokal ini, diadili di pengadilan Bangkok. Sebagai dasar tuduhannya adalah dua artikel yang ditulis oleh Somyot, yang dianggap sangat menyerang keluarga kerajaan.

"Kami menerima vonis ini tapi akan mengajukan banding," ujar pengacara Somyot, Karom Polpornklang menanggapi vonis tersebut seperti dilansir AFP, Rabu (23/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya bisa memastikan bahwa dia sama sekali tidak berniat melanggar pasal 112," ucapnya merujuk pada Undang-undang Lese-majeste yang berlaku di Thailand. "Dia hanya melakukan pekerjaannya sebagai jurnalis. Kami akan mengajukan jaminan untuknya," imbuhnya.

Vonis ini mendapat kritikan dari para aktivis HAM, baik lokal maupun internasional. Terutama karena saat menjalani persidangan, Somyot ditahan nyaris setahun tanpa adanya jaminan.

"Pengadilan nampaknya memainkan peran pelindung kerajaan dengan mengorbankan kebebasan berekspresi," kritik Direktur Human Rights Watch untuk wilayah Asia, Brad Adams.

Somyot yang merupakan pendukung 'Kaos Merah' ini ditangkap pada April 2011 lalu. Para aktivis Kaos Merah dikenal sangat loyal terhadap mantan Perdana Menteri Thaksin Shinawatra yang kini mengasingkan diri di luar negeri.

Para aktivis setempat mengkritisi pemerintah dan aparat setempat. Menurut mereka, UU Lese-majeste telah dipolitisasi oleh pihak-pihak yang berkepentingan. Terutama karena semakin banyak aktivis Kaos Merah yang diadili dan dijerat pasal-pasal dalam UU tersebut.

Perihal keluarga kerajaan Thailand memang dikenal sebagai isu yang sensitif. Raja Bhumibol Adulyadej (85) menjadi raja yang terlama berkuasa dan sangat dihormati seperti layaknya dewa oleh rakyat Thailand. Di bawah hukum Thailand, siapa pun bisa dihukum karena menghina raja, ratu, pewaris ataupun birokrat. Hukuman hingga 15 tahun penjara mengancam mereka.

(nvc/ita)


Berita Terkait