Bocah bernama Muhammad Lughman Hakim Lazzuan ini tertimpa televisi 29-inch di ruang keluarga rumahnya di Teluk Chengai, Kuala Kedah, Malaysia. Diduga, bocah ini mengoyang-goyangkan rak televisi hingga akhirnya televisi berukuran besar tersebut terjatuh dan menimpanya.
Saat kejadian, ayah sang bocah Lazzuan Hakim (37) tengah berada di dalam kamar mandi. Ketika hendak mandi, sang ayah mengaku mendengar suara dentuman keras dari ruang keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Saat kejadian, bocah tersebut ditemani sang nenek. Namun tidak banyak yang bisa dilakukan sang nenek untuk menolong cucunya. "Ibu saya yang berusia 70 tahun, Eshah Abdullah sedang bersama anak saya saat itu, tapi dia tidak bisa berbuat banyak karena insiden itu terjadi sangat cepat," imbuhnya.
"Ketika saya mendengar dentuman keras, saya pikir hanya televisi yang jatuh dari raknya, tapi saya sama sekali tidak berpikiran bahwa anak saya tertimpa televisi tersebut," jelas Lazzuan Hakim.
Lazzuan dan kakaknya mengangkat televisi tersebut bersama-sama. Malang, kepala bocah tersebut berdarah akibat tertimpa televisi. Mereka kemudian membawa bocah tersebut ke rumah sakit terdekat. Namun sayangnya, bocah tersebut dinyatakan telah meninggal dunia saat tiba di rumah sakit.
"Insiden ini terjadi Senin (21/1), sekitar pukul 22.00 waktu setempat, beberapa saat setelah istri saya, Waidah Kasim (26) dan saya pulang ke rumah setelah keluar makan malam dengan anak kami. Istri saya pergi ke kamar tidur untuk salat Isyak sedangkan saya mengawasi putra kami. Setengah jam kemudian, saya pergi mandi," terang Lazzuan.
Saat ditemui di rumah duka, Lazzuan menceritakan kenangan atas anaknya yang dikenal sangat aktif dan kadang-kadang sering mengoyang-goyangkan rak-rak di rumah mereka. Lazzuan mengaku, dirinya sudah berulang kali menegur anaknya karena hal itu.
Kepolisian setempat menyatakan kasus ini sebagai kematian mendadak.
(nvc/ndr)











































