Istri pelaku atau ibu korban meninggal dunia ketika putrinya masih berusia 13 tahun. Ibu korban meninggal ketika tengah melahirkan anak keduanya.
Sang putri yang dipanggil Harlina (bukan nama sebenarnya) mengatakan, usai ibunya meninggal sang ayah menyatakan dirinya akan merawat dan menyayanginya karena dia selalu mengingatkannya pada sang ibu. Namun ternyata, peringai sang ayah berubah menjadi aneh beberapa bulan kemudian.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak hanya kepada Harlina, sang ayah juga sempat hendak memperkosa adiknya, yang kini berusia 7 tahun. Harlina yang kini berusia 19 tahun ini pun naik pitam dan dia memutuskan kabur dari rumah bersama adiknya.
"Dia memberitahu saya bahwa dia tidak menginginkan wanita lain setelah ibu meninggal. Nampaknya dia belum bisa menerima kenyataan bahwa ibu sudah pergi. Saya bahkan pernah melihat dia berbicara sendiri, seperti seolah-olah dia sedang bicara dengan ibu saya. Dia sepertinya memang sangat menyayangi ibu, tapi kemudian saya menjadi korbannya," cetus Harlina.
Harlina kabur ke rumah bibinya dan menceritakan semua perbuatan bejat ayahnya. Ditemani sang bibi, dia kemudian melapor ke polisi. Kini, sang ayah pun mendekam di penjara untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.
"Saya menyayangi ayah saya, tapi di saat yang sama, saya benar-benar membencinya. Sangat sulit bagi saya untuk menerima semua yang telah terjadi," tandas Harlina sembari menyatakan dirinya tidak akan pernah bisa memaafkan perbuatan sang ayah.
(/)
