Konflik Mali, Kanada Tarik Mundur Staf Diplomatik

Konflik Mali, Kanada Tarik Mundur Staf Diplomatik

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 21 Jan 2013 12:07 WIB
Konflik Mali, Kanada Tarik Mundur Staf Diplomatik
Ilustrasi
Aljir - Konflik yang terjadi di Mali memaksa sejumlah kedutaan asing di negara tersebut untuk menarik para diplomatnya. Seperti yang dilakukan oleh pemerintah Kanada, yang mengevakuasi seluruh staf diplomatik beserta keluarganya keluar dari negara di kawasan Afrika Barat ini.

Pemerintah Kanada juga menginstruksikan kepada setiap warga negaranya yang masih berada di negara tersebut untuk 'segera meninggalkan' Mali. Pemerintah Kanada memperingatkan warganya akan instabilitas politik dan konflik yang masih berlangsung, termasuk juga adanya ancaman terorisme, aksi premanisme dan penculikan di wilayah Mali.

Pihak Kementerian Luar Negeri Kanada menyatakan, hanya segelintir staf saja yang akan bertahan di Kedutaan Besar Kanada di Bamako di tengah konflik pemerintah dengan militan yang tak kunjung berakhir. Demikian seperti dilansir AFP, Senin (21/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Langkah ini diambil pemerintah Kanada menyusul terjadinya aksi penyanderaan di kilang gas di In Amenas, Aljazair. Sebagian besar pekerja asing menjadi korban penyanderaan oleh militan setempat.

Militan tersebut meminta militer Prancis menghentikan serangan udara yang dilakukannya terhadap para militan di Mali. Militer Prancis yang mengaku dimintai bantuan oleh Presiden Mali, telah melancarkan serangan udara ke markas-markas persembunyian para militan sejak 11 Januari lalu.

Bahkan pemerintah Kanada juga ikut menerjunkan pesawat kargo untuk membantu Prancis mengangkut sejumlah perlengkapan. Namun perlengkapan tersebut diklaim tidak digunakan dalam operasi militer di Mali.

(nvc/ita)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads