"Menyusul pendaratan darurat tersebut, ANA akan mengkandangkan keseluruhan 16 Dreamliner lainnya untuk inspeksi darurat," demikian diberitakan media Jepang, NHK seperti dilansir kantor berita AFP, Rabu (16/1/2013).
Belum diketahui sampai kapan seluruh armada Dreamliner milik ANA akan berhenti operasi demi pemeriksaan tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Pesawat melakukan pendaratan darurat di Takamatsu dikarenakan ada pesan kesalahan selama penerbangan," kata juru bicara ANA, Naoko Yamamoto. Pesawat tersebut bertolak dari kota Ube, Jepang barat menuju Tokyo, ibukota Jepang.
Disampaikan pihak ANA, pesawat tersebut mengangkut 129 penumpang dan 8 kru. Tak ada yang terluka dalam pendaratan darurat tersebut. Ini adalah peristiwa terbaru yang menimpa 787 Dreamliner dalam beberapa hari terakhir, termasuk insiden kebocoran bahan bakar dan retakan di kaca kokpit.
Pekan lalu, badan pengawas penerbangan AS (FAA) memulai proses ulasan ekstensif atas desain, perakitan dan teknologi Dreamliner.
"Benar bahwa pesawat ini telah mengalami serangkaian masalah akhir-akhir ini," tutur juru bicara ANA tersebut. "Namun kami tak bisa mengatakan apakah ini sama dengan masalah-masalah sebelumnya," imbuhnya.
(ita/nrl)










































