Parahnya lagi, Sersan Mark Garner ini menjabat sebagai pengawas di kantor polisi Kingscliff, New South Wales. Akibat perbuatannya, polisi berusia 48 tahun ini pun harus diadili di pengadilan setempat.
Garner dijerat dakwaan melakukan pelanggaran kode etik dan penyalahgunaan senjata. Demikian seperti diberitakan Gold Coast Bulletin dan dilansir news.com.au, Selasa (15/1/2013). Insiden ini terjadi sudah sejak lama, yakni pada 16 September 2011 lalu. Namun persidangannya baru dimulai pekan ini.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Garner diketahui memiliki senjata api ilegal yang tidak dikeluarkan oleh korps kepolisian setempat. Dari korpsnya, Garner hanya menerima pistol jenis Glock.
Terungkap pula dalam persidangan, bahwa wanita yang terlibat hubungan intim dengannya merupakan seorang pekerja seks sosial (PSK) dan menderita gangguan mental. Saat diinterogasi polisi setempat, wanita tersebut mengakui semuanya. Polisi bahkan juga mendapatkan bukti-bukti berupa foto-foto yang diambil langsung menggunakan telepon genggam wanita tersebut.
Pengacara Garner, Russell Baxter mengajukan permohonan kepada hakim Michael Dakin agar kasus ini dipindahkan ke pengadilan lokal Lismore agar prosesnya lebih cepat. Garner tidak hadir dalam persidangan kemarin. Persidangan kasus ini masih akan dilanjutkan, namun tidak disebutkan kapan waktunya.
(nvc/ita)











































