Lagi, Wanita India Diperkosa 7 Pria, 6 Orang Ditangkap & 1 Masih Diburu

Lagi, Wanita India Diperkosa 7 Pria, 6 Orang Ditangkap & 1 Masih Diburu

- detikNews
Senin, 14 Jan 2013 11:10 WIB
Lagi, Wanita India Diperkosa 7 Pria, 6 Orang Ditangkap & 1 Masih Diburu
New Delhi, - Pemerkosaan brutal kembali terjadi di India. Sejauh ini polisi telah berhasil menangkap enam tersangka. Sementara seorang lagi tersangka pemerkosaan saat ini masih diburu polisi.

Kali ini pemerkosaan tersebut menimpa seorang wanita berumur 29 tahun. Dia merupakan satu-satunya penumpang bus pada Jumat, 11 Januari malam lalu. Saat itu, korban tengah menumpang bus tersebut untuk menuju ke desanya di negara bagian Punjab, India utara.

Namun sopir bus menolak berhenti di desanya meski korban telah berulang kali memohon. Sopir malah membawanya ke sebuah lokasi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sopir dan kondektur bus kemudian membawa korban ke sebuah bangunan. Di sana, kedua pria itu bersama lima teman mereka memperkosa wanita itu secara bergiliran semalaman. Setelah itu, korban diturunkan di desanya pada Sabtu, 12 Januari.

Dikatakan polisi setempat, Raj Jeet Singh seperti dilansir Sydney Morning Herald, Senin (14/1/2013), tak lama kemudian kepolisian berhasil menangkap enam tersangka dan terus memburu seorang lagi tersangka. Keenam pria itu mengakui keterlibatan mereka dalam pemerkosaan itu. Sementara korban saat ini sudah mulai pulih di rumahnya.

Kejadian ini terjadi hanya beberapa pekan setelah insiden mengerikan yang menimpa seorang mahasiswi India pada 16 Desember lalu. Wanita muda tersebut diperkosa secara bergiliran oleh enam pria dalam sebuah bus yang melaju di New Delhi. Dia kemudian meninggal akibat luka-luka parah yang dialaminya dalam pemerkosaan tersebut.

Peristiwa ini telah menimbulkan kemarahan publik India dan memicu serangkaian aksi protes besar-besaran.

Keluarga korban pun menyerukan hukuman mati untuk semua pelaku. "Sekarang, satu-satunya hal yang akan memuaskan kami adalah melihat mereka dihukum. Atas apa yang mereka lakukan padanya, mereka pantas untuk mati," cetus ibu korban.

(/)


Berita Terkait