Penangkapan ini berselang 4 minggu setelah kejadian pemerkosaan. Enam tersangka telah ditangkap polisi, seorang lagi masih buron seperti dilansir CNN, Senin (14/1/2013).
Sebelumnya, seorang wanita berusia 29 tahun di Punjab diperkosa secara bergiliran. Polisi mengatakan ia diculik oleh sopir dan kondektur saat berada di atas bus di negara bagian Punjab, pada Jumat malam (11/01).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Mahasiswi tersebut diperkosa bergiliran di atas bus, dipukuli kemudian dilemparkan keluar dari kendaraan. Korban mengalami cedera parah dan perawatan lanjutan di Singapura hingga akhirnya meninggal.
Seorang anak perempuan berusia 7 tahun juga diperkosa kemudian dibunuh. Insiden mengenaskan ini terjadi di desa Harpur, distrik Sonebhadra, Uttar Pradesh, India sebelah utara. Anak perempuan ini diculik oleh seorang pemuda setempat, pada Kamis (10/1). Polisi menduga, pemuda tersebut kemudian memperkosanya.
Hasil pemeriksaan post-mortem menunjukkan bahwa anak perempuan tersebut memang mengalami tindak pemerkosaan sebelum akhirnya dibunuh. "Laporan post-mortem memastikan bahwa korban diperkosa," tutur polisi senior setempat, Shiv Shankar Yadav.
Lebih lanjut, Yadav menuturkan, kasus ini telah masuk dalam penyelidikan kepolisian setempat. Pelaku yang tidak disebutkan namanya, telah berhasil ditangkap. Yadav memastikan, pelaku akan dijerat pasal pemerkosaan dan pembunuhan sekaligus.
Kasus semacam ini memang menjadi hal yang sensitif bagi kebanyakan warga India. Terutama pasca kasus pemerkosaan mahasiswi India yang menuai perhatian dunia internasional. Warga pun menyerukan dijatuhkannya hukuman paling berat bagi pelaku dalam kasus tersebut.
(slm/ega)











































