Pakistan mengklaim, seorang tentaranya tewas dalam baku tembak yang kembali terjadi pada Kamis (10/1) kemarin. Tentara tersebut merupakan korban tewas keempat dalam konflik yang sudah berlangsung di perbatasan Kashmir, sejak Minggu (6/1).
"Kami memanggil komisioner tinggi India untuk hadir ke kantor Kementerian Luar Negeri, dalam rangka memprotes insiden penembakan di LOC (Line of Control). Beliau telah ada di sini dan tengah mengikuti pertemuan dengan Sekretaris Menlu," ujar juru bicara Kementerian Luar Negeri Pakistan, Moazzam Ahmed Khan seperti dilansir AFP, Jumat (11/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketegangan antara India dan Pakistan ini berawal pada Minggu (6/1) kemarin, saat tentara Pakistan menuding tentara India melanggar wilayah perbatasan di Kashmir dan menyergap pos keamanan hingga menewaskan seorang tentara Pakistan dan melukai seorang tentara lainnya. Tudingan tersebut langsung dibantah oleh pihak India.
Kemudian pada Selasa (8/1), giliran tentara India yang menuding tentara Pakistan membunuh 2 tentaranya dengan cara keji. India menuding tentara Pakistan dengan sengaja menyergap patroli militer India yang dilakukan di dalam wilayah India sendiri. Pakistan juga dengan tegas telah membantah tudingan tersebut.
Namun pada Rabu (9/1) lalu, Menteri Luar Negeri India Salman Khurshid memanggil Komisioner Tinggi Pakistan Salman Bashir yang merupakan utusan Pakistan di India. Pemanggilan dilakukan untuk menyampaikan protes keras atas kematian 2 tentaranya yang salah satunya disebut-sebut tewas dipenggal.
Pertikaian kedua negara ini sebenarnya masih terkait dengan sengketa wilayah Kashmir yang berada di kawasan pegunungan Himalaya. Kini, wilayah Kashmir secara tidak langsung terbagi menjadi dua, yakni yang berada di bawah kedaulatan India dan yang berada di bawah kedaulatan Pakistan. Gencatan senjata sempat dilakukan sejak tahun 2003, namun perlahan-lahan kesepakatan tersebut dilanggar oleh kedua pihak. Konflik di wilayah sengketa tersebut masih terus berlangsung hingga saat ini.
(nvc/nrl)











































