Pria bernama Clement Maxime Benjamin Barr ini diyakini menghabisi nyawanya sendiri setelah kekasihnya mencampakkan dirinya. Sang kekasih terbang ke Kota Kinabalu setelah mereka berdua mengunjungi Sukau, Kinabatangan, dan meninggalkan Clement sendiri di Sandakan.
Jasad pria berusia 29 tahun ini ditemukan oleh salah satu staf hotel yang memeriksanya di dalam kamar, pada Senin (7/1). Saat ditemukan, terdapat luka sayatan di pergelangan tangan dan juga lehernya. Demikian seperti dilansir Asia One, Rabu (9/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bersama dengan pesan tersebut, polisi juga menemukan sebuah pisau silet di kamar mandi.
Wakil Kepala Kepolisian Distrik Sandakan, Inspektur Fadzil Mohd Ali menyatakan, pihaknya meyakini kasus ini merupakan bunuh diri. Kematian korban dikategorikan sebagai kematian mendadak dan tidak ada tanda-tanda perlawanan terhadap kekerasan pada tubuh korban.
Jasad Clement kini berad di Duchess of Kent Hospital untuk diautopsi lebih lanjut. Setelah autopsi selesai, jasad Clement akan diserahkan kepada pihak Kedutaan Prancis untuk dipulangkan ke negara asalnya.
(nvc/nrl)











































