"Pengadilan jadi penuh sesak," kata hakim Namrita Aggarwal dalam persidangan seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (7/1/2013).
"Akibatnya, mustahil bagi pengadilan ini untuk melakukan persidangan dalam kasus ini," imbuhnya di tengah suara-suara riuh para pengacara dan insan pers yang hadir di persidangan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sekelompok pengacara yang hadir mengecam pengacara-pengacara yang bersedia membela para tersangka. Keributan ini membuat persidangan tertunda. Ruang sidang yang hanya memiliki 30 kursi itu dipenuhi oleh sekitar 150 orang, termasuk puluhan pengacara yang tak terkait dengan kasus ini. Ditambah lagi dengan kehadiran para jurnalis lokal dan internasional.
Lima dari enam tersangka pemerkosaan mahasiswi tersebut, hari ini dijadwalkan tampil di persidangan untuk pertama kalinya. Mereka berlima menghadapi dakwaan pembunuhan, penculikan dan pemerkosaan. Sementara tersangka keenam, seorang remaja berumur 17 tahun akan diadili secara terpisah di pengadilan anak.
Mahasiswi kedokteran berumur 23 tahun itu diperkosa secara bergiliran di dalam bus yang melaju di New Delhi pada 16 Desember lalu. Usai diperkosa, dia dilemparkan ke jalan oleh para pelaku. Wanita muda itu akhirnya meninggal akibat luka-luka parah yang dialaminya dalam insiden mengerikan itu.
(ita/nrl)











































