Tradisi ini merupakan warisan dari mendiang kakeknya, Kim Il-Sung. Demikian diberitakan media Korut, North Korean Central Broadcasting Station, seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (7/1/2013).
Disebutkan media tersebut, Kim mengerahkan pesawat untuk mengirimkan sekitar satu kilogram permen untuk anak-anak berumur 10 tahun ke bawah. Menurut media Korut, warga desa-desa pun bersuka cita atas pembagian permen tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ayah Kim, Kim Jong-Il, yang wafat pada Desember 2011, meneruskan tradisi tersebut ketika dirinya berkuasa pada tahun 1994.
Di Korut, hari ulang tahun mendiang kakek dan ayah Kim Jong-Un tersebut dirayakan sebagai hari libur nasional.
Kim Jong-Un dilahirkan pada 8 Januari, namun ada kesimpang-siuran mengenai tahun kelahirannya. Berbagai laporan menyebutkan Kim lahir tahun 1982, 1983 atau 1984.
Para analis menyebut, pemberian hadiah untuk anak-anak itu dimaksudkan untuk memproyeksikan imej Kim sebagai pemimpin muda yang penyayang dan pengasih.
(ita/nrl)










































