5 Tersangka Pemerkosaan Mahasiswi India Akan Muncul di Persidangan

5 Tersangka Pemerkosaan Mahasiswi India Akan Muncul di Persidangan

Rita Uli Hutapea - detikNews
Senin, 07 Jan 2013 13:41 WIB
5 Tersangka Pemerkosaan Mahasiswi India Akan Muncul di Persidangan
New Delhi, - Lima dari enam tersangka pemerkosaan brutal terhadap seorang mahasiswi India, untuk pertama kalinya akan muncul di persidangan hari ini. Kepolisian menyatakan telah memiliki bukti forensik untuk menguatkan dakwaan pemerkosaan dan pembunuhan terhadap kelima tersangka.

Kelima pria tersebut juga didakwa atas penculikan, perampokan dan konspirasi atas insiden mengenaskan yang terjadi pada 16 Desember lalu tersebut. Mereka berlima bisa terancam hukuman mati jika terbukti bersalah.

Kelima tersangka adalah: Ram Singh, Mukesh Singh, Vijay Sharma, Akshay Thakur dan Pawan Gupta. Sementara tersangka keenam, yang berumur 17 tahun akan diadili secara terpisah di pengadilan anak. Semua tersangka berumur antara 17 dan 35 tahun. Mereka semua tinggal di New Delhi, ibukota India.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Biasanya butuh waktu berbulan-bulan bagi kejaksaan di India untuk memproses kasus seperti ini. Namun proses hukum kali ini berlangsung kilat, yakni hanya sepekan setelah mahasiswi kedokteran tersebut meninggal akibat luka-luka yang dialaminya saat insiden pemerkosaan.

Pemerintah India, setelah didemo besar-besaran oleh warganya atas pemerkosaan itu, berjanji akan mempercepat proses hukum kasus pemerkosaan brutal ini.

"Kami akan menghadirkan tersangka antara pukul 10.30 dan 11.00 dan kami telah melakukan semua persiapan," kata Sunil Gupta, juru bicara penjara Tihar, tempat ditahannya para tersangka sejak mereka ditangkap sekitar 3 pekan lalu.

"Pengamanan telah ditingkatkan di dalam areal gedung pengadilan," imbuhnya seperti dilansir kantor berita AFP, Senin (7/1/2013).

Sang mahasiswi berumur 23 tahun itu diperkosa secara bergiliran di dalam sebuah bus yang melaju di New Delhi. Setelah diperkosa, tubuhnya pun dilemparkan ke jalanan oleh para pelaku. Korban yang sempat kritis selama 13 hari di rumah sakit, akhirnya meninggal dunia dikarenakan luka-lukanya yang sangat parah.

(ita/nrl)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini