Hiiii..! Potongan Kepala Manusia Ditemukan di Pantai Australia

Hiiii..! Potongan Kepala Manusia Ditemukan di Pantai Australia

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 07 Jan 2013 13:23 WIB
Hiiii..! Potongan Kepala Manusia Ditemukan di Pantai Australia
Ilustrasi (AFP)
Perth - Kepolisian Australia mendapat temuan menyeramkan! Potongan tubuh manusia ditemukan di salah satu pantai di Pulau Rottnest, Australia Barat. Potongan tubuh yang diyakini bagian kepala manusia ini ditemukan oleh seorang anak perempuan yang sedang berlibur bersama keluarganya di pantai tersebut.

Potongan kepala tersebut ditemukan di dalam sebuah kantong plastik yang terdampar di pantai di kawasan Porpoise Bay, Pulau Rottnest pada Minggu (6/1) sore waktu setempat. Sejumlah personel kepolisian setempat telah berada di pulau yang berjarak 18 km dari pantai Perth tersebut, untuk melakukan pencarian potongan tubuh lainnya.

Demikian seperti dilansir The Australian, Senin (7/1/2013).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Potongan kepala manusia tersebut telah dibawa oleh petugas forensik untuk diperiksa lebih lanjut. Pemeriksaan dilakukan untuk mengetahui jenis kelamin dan usia korban si pemilik potongan tubuh tersebut.

Atas kejadian ini, kawasan Porpoise Bay, hingga saat ini ditutup sementara untuk umum dan juga media. Proses investigasi masih terus berlangsung.

"Belum dipastikan sebagai potongan tubuh manusia, tapi yang kami takutkan demikian. Penyelidikan masih terus berlanjut hari ini untuk menindaklanjuti temuan kantong plastik yang diduga berisi potongan tubuh manusia di Porpoise Bay," jelas juru bicara kepolisian setempat, Sersan Gerry Cassidy kepada radio lokal 6PR.

"Akan diperiksa oleh ahli forensik dan wilayah Porpoise Bay hingga saat ini masih dijaga untuk pemeriksaan forensik dan akses publik ke wilayah tersebut ditutup," imbuhnya.

Pulau Rottnest merupakan tujuan wisata paling populer bagi warga Australia Barat.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini