Kediaman Mohamed al-Magariaf di Sabha, sekitar 800 kilometer sebelah selatan ibukota Tripoli, ditembaki orang-orang tak dikenal pada Kamis, 3 Januari malam lalu.
"Dia tidak terluka dan lolos dari serangan itu namun tiga pengawalnya terluka," kata juru bicaranya, Rasmy Burwein seperti dilansir kantor berita Reuters, Senin (7/1/2013).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Wilayah Sabha belum lama ini dinyatakan oleh pemerintah Libya sebagai zona militer tertutup. Langkah ini dilakukan sebagai upaya menekan kekerasan etnis yang kerap terjadi di wilayah itu.
Sabha telah marak dilanda kekerasan etnis sejal awal pergolakan pada tahun 2011 yang akhirnya mendorong tergulingnya mendiang diktator Muammar Khadafi.
(ita/nrl)











































