Insiden ini terjadi di wilayah industri Gujranwala, Pakistan sebelah timur, atau sekitar 70 km dari kota Lahore, sejak Rabu (26/12) lalu. Sebagian besar korban merupakan para pecandu narkoba yang mencari obat penenang.
"Kami menerima total 54 pasien di rumah sakit, yang mengakui kondisi kesehatannya menurun setelah meminum sirup obat batuk dan 16 orang di antaranya tewas," ujar kepala rumah sakit setempat, Anwar Aman, seperti dilansir AFP, Sabtu (29/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pejabat senior kepolisian setempat Azam Mehr menyatakan, sampel dari obat batuk beracun tersebut telah didapatkan dari toko-toko obat setempat. Obat-obat tersebut telah disita dan dikirim ke laboratorium untuk diperiksa lebih lanjut.
"Kepolisian dan departemen kesehatan telah melakukan penyelidikan atas kematian korban," imbuhnya.
Kasus semacam ini cukup sering terjadi di Pakistan. Bulan lalu, sedikitnya 19 orang di Lahore tewas setelah meminum obat batuk beracun. Kemudian pada Januari lalu, sekitar 100 pasien tewas di Lahore setelah meminum obat setempat yang ternyata dicampur dengan bahan kimia lainnya.
(nvc/gah)











































