Hugo Chavez Terus Berjuang Melawan Penyakit Pasca Operasi Kanker

Hugo Chavez Terus Berjuang Melawan Penyakit Pasca Operasi Kanker

Novi Christiastuti - detikNews
Sabtu, 29 Des 2012 15:49 WIB
Hugo Chavez Terus Berjuang Melawan Penyakit Pasca Operasi Kanker
Hugo Chavez (Reuters)
Caracas - Presiden Venezuela Hugo Chavez dilaporkan tengah berjuang melawan masalah kesehatan yang dideritanya setelah menjalani operasi kanker. Bahkan untuk memberi dukungan, Wakil Presiden Nicolas Maduro dan sejumlah jajaran pemerintahan akan mengunjungi Chavez yang kini ada di Havana, Kuba.

Dalam pengumumannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (29/12/2012), wapres Maduro menyatakan dirinya akan memimpin delegasi pemerintahan berkunjung ke Kuba dalam waktu dekat. Namun, Maduro tidak menjelaskan berapa lama rombongan tersebut akan berada di Kuba.

Maduro hanya menyatakan, Menteri Energi dan Listrik Hector Navarro akan menjabat sebagai wakil presiden sementara selama dirinya pergi ke Kuba. Dalam pengumuman tersebut, Maduro juga membacakan pesan tertulis dari Chavez yang menyatakan presiden berusia 58 tahun tersebut tengah 'berjuang untuk kesehatannya'.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sepanjang masa Natal ini.. saya terus berjuang untuk kesehatan saya, agar tentunya saya bisa kembali mengabdikan diri bagi kebahagiaan rakyat Venezuela," ujar Chavez dalam pesannya seperti dibacakan Maduro

Dalam pesannya, Chavez juga berterima kasih atas komitmen dan kesetiaan para pendukungnya dalam menghadapi masa-masa sulit.

Chavez menjalani operasi kanker pelvis (tulang panggul) di Havana, Kuba pada 11 Desember lalu. Namun usai operasi, muncul masalah kesehatan lainnya, salah satunya infeksi saluran pernapasan, sehingga dia harus dirawat lebih lama di rumah sakit.

Chavez berkuasa di Venezuela sejak tahun 1999. Ia kembali memenangi masa jabatan enam tahun kedua dalam pemilihan presiden bulan Oktober 2012 dan dijadwalkan akan dilantik pada 10 Januari 2013.

Namun kondisi kesehatannya memicu perdebatan di negeri Amerika Latin itu soal waktu pelantikan. Hingga akhirnya partai berkuasa dan pemimpin oposisi mencapai kesepakatan langka, bahwa pelantikan Chavez mungkin ditunda bila dia masih terbaring sakit di Kuba.

(nvc/gah)


Berita Terkait