Dalam pengumumannya, seperti dilansir AFP, Sabtu (29/12/2012), wapres Maduro menyatakan dirinya akan memimpin delegasi pemerintahan berkunjung ke Kuba dalam waktu dekat. Namun, Maduro tidak menjelaskan berapa lama rombongan tersebut akan berada di Kuba.
Maduro hanya menyatakan, Menteri Energi dan Listrik Hector Navarro akan menjabat sebagai wakil presiden sementara selama dirinya pergi ke Kuba. Dalam pengumuman tersebut, Maduro juga membacakan pesan tertulis dari Chavez yang menyatakan presiden berusia 58 tahun tersebut tengah 'berjuang untuk kesehatannya'.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam pesannya, Chavez juga berterima kasih atas komitmen dan kesetiaan para pendukungnya dalam menghadapi masa-masa sulit.
Chavez menjalani operasi kanker pelvis (tulang panggul) di Havana, Kuba pada 11 Desember lalu. Namun usai operasi, muncul masalah kesehatan lainnya, salah satunya infeksi saluran pernapasan, sehingga dia harus dirawat lebih lama di rumah sakit.
Chavez berkuasa di Venezuela sejak tahun 1999. Ia kembali memenangi masa jabatan enam tahun kedua dalam pemilihan presiden bulan Oktober 2012 dan dijadwalkan akan dilantik pada 10 Januari 2013.
Namun kondisi kesehatannya memicu perdebatan di negeri Amerika Latin itu soal waktu pelantikan. Hingga akhirnya partai berkuasa dan pemimpin oposisi mencapai kesepakatan langka, bahwa pelantikan Chavez mungkin ditunda bila dia masih terbaring sakit di Kuba.
(nvc/gah)











































