Aktris India: Saya Bisa Saja Bugil Tapi Anda Tak Berhak Perkosa Saya!

Aktris India: Saya Bisa Saja Bugil Tapi Anda Tak Berhak Perkosa Saya!

- detikNews
Kamis, 27 Des 2012 12:40 WIB
Aktris India: Saya Bisa Saja Bugil Tapi Anda Tak Berhak Perkosa Saya!
New Delhi, - Pemerkosaan brutal yang dialami seorang mahasiswi India menuai kecaman publik negeri itu. Aktris terkenal India, Priyanka Chopra pun angkat bicara mengenai pemerkosaan.

Mantan Miss World 2000 itu menyerukan hukuman yang paling berat untuk para pelaku pemerkosaan. Wanita berumur 30 tahun itu juga mengimbau para wanita untuk belajar melindungi diri mereka sendiri.

"Ini kejahatan yang sangat keji. Para pelaku harus mendapat hukuman berat. Sebagai warga India, saya malu atas hal ini," tutur Chopra yang mendukung aksi-aksi demo belakangan ini atas pemerkosaan tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya mendukung penuh aksi protes damai dan saya pikir ini akan membuat perbedaan. Ini waktunya bagi kita semua untuk bersatu dan membuat perubahan dan bukan cuma melupakan hal itu begitu saja dalam beberapa hari," tutur bintang film sekaligus penyanyi itu seperti dilansir media lokal Hindustan Times, Kamis (27/12/2012).

Chopra juga menyalahkan sejumlah pihak yang menyalahkan kaum wanita atas pemerkosaan. "Banyak orang yang bilang para wanita mengenakan pakaian yang provokatif atau bepergian di malam hari dan minum-minum, telah mendorong pria-pria untuk memanfaatkan mereka. Bahkan sebagian menyalahkan lagu-lagu Bollywood," tutur wanita cantik itu.

"Namun satu-satunya yang bertanggung jawab atas pemerkosaan seorang wanita adalah pola pikir pria itu sendiri. Tak ada alasan lain untuk itu. Saya bisa saja berjalan bugil, namun Anda tetap tidak punya hak untuk memperkosa saya," cetusnya.

Aktris India itu juga menyerukan kaum wanita untuk belajar melindungi diri mereka. "Para wanita harusnya pergi keluar secara berkelompok dan pastikan mereka membawa semprotan merica atau sesuatu yang bisa melindungi diri mereka," imbuhnya.

Seorang mahasiswi India diperkosa bergiliran oleh enam pria di dalam sebuah bus yang tengah melaju. Dalam insiden yang terjadi 16 Desember lalu itu, korban dilemparkan dari atas bus usai diperkosa secara bergantian. Kondisinya saat ini masih kritis dan baru saja diterbangkan ke Singapura untuk menjalani perawatan lebih lanjut. Keenam pelaku telah ditangkap.


(ita/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads