Heli PBB tersebut ditembak jatuh saat tengah dalam misi pengintaian di atas wilayah konflik negara bagian Jonglei di bagian timur negara yang baru terbentuk itu. Di wilayah konflik tersebut, pemerintah Sudan Selatan telah berupaya menghentikan PBB dan kelompok-kelompok HAM menyelidiki dugaan pembantaian dan kekerasan lainnya.
Wakil juru bicara PBB, Eduardo del Buey mengatakan kepada para wartawan di New York, AS, militer Sudan Selatan, People's Liberation Army (SPLA) telah mengaku kepada PBB bahwa mereka telah menembak jatuh heli MI-8 tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Heli tersebut tengah berada di distrik Likuangole, Jonglei saat kejadian. Belum diketahui alasan serangan tersebut.
Sudan Selatan meraih kemerdekaan pada Juli 2011 lalu setelah memisahkan diri dari Sudan. PBB mengerahkan misi perdamaian di negara termuda di dunia itu dengan menempatkan pasukan UN Mission in South Sudan (UNMISS).
(ita/ita)











































