Ancam Bantai Orang-orang di Sekolahnya, Gadis AS Ditangkap

Ancam Bantai Orang-orang di Sekolahnya, Gadis AS Ditangkap

Rita Uli Hutapea - detikNews
Jumat, 21 Des 2012 16:08 WIB
Ancam Bantai Orang-orang di Sekolahnya, Gadis AS Ditangkap
Arizona, -

Kepolisian di Arizona, Amerika Serikat menangkap seorang gadis yang mengancam akan membunuh orang-orang di sekolahnya sebelum dia bunuh diri. Ancaman tersebut diposting remaja berumur 16 tahun itu di YouTube.

Gadis AS tersebut merupakan pelajar di SMA Red Mountain di Mesa, pinggiran Phoenix. "Ancaman diposting di saluran YouTube milik komunitas transgeder di Toronto, Kanada," demikian pernyataan kantor Maricopa County Sheriff Joe Arpaio seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (21/12/2012).

Pemilik saluran tersebut menghubungi kepolisian Toronto, yang kemudian menelusuri orang yang memposting video ancaman tersebut ke pinggiran Phoenix. Kepolisian Kanada kemudian menghubungi kantor kantor Maricopa County Sheriff pada Rabu, 19 Desember malam waktu setempat. Dalam waktu tiga jam, mereka bisa menemukan kediaman sang gadis di Mesa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para detektif kemudian mendatangi rumah tersebut dan menanyai gadis tersebut di depan orangtuanya. Sang gadis pun ditangkap setelah mengakui bahwa dirinya memposting ancaman tersebut.

Video YouTube tersebut muncul setelah pembantaian di Sekolah Dasar (SD) Sandy Hook di Newtown, Connecticut pekan lalu. Namun gadis itu mengklaim dia telah merencanakan aksinya jauh sebelum tragedi Sandy Hook.

"Saya sekarang benar-benar berniat untuk melukai secara serius... membunuh... membunuh orang-orang di SMA saya," demikian bunyi ancaman yang diposting gadis yang tidak disebutkan namanya itu.

Bahkan kepada para detektif, sang gadis mengatakan "dirinya takut akan kemungkinan bahwa dia akan melakukan rencana pembunuhan itu."

Orangtua sang gadis mengatakan, putri mereka belum lama ini telah menemui psikiater. Dia juga pernah menanyakan di mana ayahnya menyimpan senjata api. Sang ayah yang khawatir atas pertanyaan putrinya itu, langsung mengamankan tiga pistol yang dimilikinya.

Kini, remaja itu ditahan atas dakwaan mengancam dan mengintimidasi.

(ita/nrl)


Berita Terkait