Seperti yang dikutip dari huffington post, Jumat (21/12/2012), Ripley menawarkan kesepakatan bahwa dunia harus berakhir pada 21 Desember agar penawaran masuk museum Ripley secara gratis dapat bekerja.
Juru bicara Ripley Tim O'Brien tampaknya tidak khawatir tentang dugaan kiamat ini, tetapi ia mengakui apabila mereka salah, maka dampaknya akan cukup besar bagi Ripley.
"Kami merasa nyaman dengan penawaran ini, tetapi jika perkiraan kami salah, maka kami harus mengeluarkan biaya yang besar," ujar O'Brien.
Hanya untuk memastikan bahwa kesepakatan itu taruhan yang baik bagi perusahaan, peneliti Ripley ini telah memverifikasi klaim kiamat dengan meninjau kalender suku Maya kuno, budaya Maya Angelou.
(ega/ega)










































