Usai Operasi Kanker, Hugo Chavez Menderita Infeksi Pernapasan

Usai Operasi Kanker, Hugo Chavez Menderita Infeksi Pernapasan

- detikNews
Rabu, 19 Des 2012 14:06 WIB
Usai Operasi Kanker, Hugo Chavez Menderita Infeksi Pernapasan
Hugo Chavez (AFP)
Caracas - Presiden Venezuela Hugo Chavez didiagnosa mengalami infeksi saluran penapasan. Kondisi ini cukup membuat khawatir rakyat Venezuela karena baru saja presiden berusia 58 tahun ini menjalani operasi kanker di Kuba.

Secara resmi, pemerintah Venezuela mengumumkan kondisi kesehatan terbaru pemimpin mereka melalui televisi setempat. Menteri Informasi Venezuela Ernesto Villegas menyatakan, Presiden Chavez didiagnosa infeksi pernapasan dan kini tengah menjalani perawatan medis.

"Situasi bisa dikendalikan. Menurut dokter, jenis penyakit semacam ini memang menjadi salah satu konsekuensi yang dialami pasien yang sering menjalani serangkaian operasi," jelas Villegas seperti dilansir The Telegraph, Rabu (19/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurut Villegas, dokter yang merawat Chavez di Kuba, secara khusus merekomendasikan agar Chavez beristirahat penuh selama beberapa hari. Setelah menyampaikan perkembangan kesehatan Chavez, Villegas kemudian menutup pernyataannya dengan sorakan: "Hidup Chavez!"

Infeksi pernapasan ini dialami Chavez seminggu setelah menjalani operasi rumit yang menghabiskan waktu selama 6 jam di sebuah rumah sakit di Kuba. Presiden Chavez memang sudah berulang kali menjalani operasi atas kanker pelvis (tulang panggul) yang dideritanya. Operasi yang dijalaninya pekan lalu, merupakan operasi kanker keempat yang dijalaninya sejak Juni 2011. Chavez meninggalkan Venezuela pada 11 Desember lalu untuk menjalani operasi di Kuba.

Kondisi kesehatan Chavez ini memicu kekhawatiran rakyat Venezuela. Terlebih soal kemungkinan transisi kekuasaan jika sesuatu yang buruk terjadi pada Chavez, yang terpilih kembali sebagai presiden dalam pemilu 7 Oktober lalu. Sebelum terbang ke Kuba, Chavez telah menunjuk Wakil Presiden Nicolas Maduro sebagai penggantinya untuk sementara.

(/)


Berita Terkait