Kementerian Luar Negeri Rusia menyatakan, para penculik telah meminta uang tebusan untuk pembebasan ketiga orang tersebut. Ketiga pria itu bekerja untuk pabrik baja Hmisho and Co. yang merupakan perusahaan swasta Suriah di kota tersebut.
"Para penculik... lewat telepon menuntut perusahaan ini membayar tebusan sebagai imbalan atas pembebasan orang-orang itu," demikian pernyataan Kementerian Luar Negeri Rusia seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (18/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kementerian mengidentifikasi kedua WN Rusia yang diculik tersebut sebagai V. V. Gorelov dan Abdessattar Hassun yang memiliki kewarganegaraan Rusia-Suriah. Sementara sandera ketiga adalah Mario Belluomo asal Italia.
Menurut kementerian, ketiganya diculik saat berkendara di jalanan yang menghubungkan Tartus dengan kota Homs yang dilanda konflik berkepanjangan. Namun tidak disebutkan detail kejadian dan kapan tepatnya penculikan itu terjadi.
(ita/nrl)











































