Baku tembak ini terjadi dua hari setelah pesawat-pesawat tempur Suriah membombardir kamp tersebut untuk pertama kalinya sejak konflik Suriah dimulai tahun lalu. Delapan warga sipil tewas akibat serangan udara militer Suriah tersebut.
Demikian disampaikan kelompok pemantau HAM Suriah, Syrian Observatory for Human Rights seperti dilansir kantor berita AFP, Selasa (18/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara itu, pertempuran juga terjadi antara para pemberontak dan pasukan Suriah di kota Beit Saham, sebelah tenggara Damaskus. Sementara sejumlah orang terluka akibat serangan mortir di kota Jaramana di dekatnya.
Sebelumnya, menurut Observatory, pasukan rezim Suriah juga melancarkan operasi di pinggiran Damaskus dengan menggempur kota-kota Harasta, Irbin dan Zamalka. Tidak diketahui ada tidaknya korban dalam serangan tersebut.
Kelompok-kelompok HAM memperkirakan puluhan ribu orang telah tewas selama konflik Suriah berlangsung. Pergolakan tersebut dimulai sejak Maret 2011 lalu. Sejumlah pemimpin dunia telah menyerukan Presiden Assad untuk mengundurkan diri demi mengakhiri pergolakan di negeri itu. Namun Assad bersikeras bahwa nasib pemerintahannya tergantung pada rakyat Suriah.
(ita/nrl)











































