Pria AS Ukir Simbol Pentagram di Punggung Anaknya dengan Silet

Pria AS Ukir Simbol Pentagram di Punggung Anaknya dengan Silet

Novi Christiastuti - detikNews
Senin, 17 Des 2012 12:33 WIB
Pria AS Ukir Simbol Pentagram di Punggung Anaknya dengan Silet
Brent Troy Bartel (Reuters)
Texas - Seorang pria asal Texas, Amerika Serikat (AS), mengukir sebuah pentagram di punggung anaknya yang masih berusia 6 tahun. Ukiran tersebut dibuat si pria dengan menggunakan cutter atau semacam silet, hingga punggung anaknya berdarah.

Entah apa yang mendorong pria bernama Brent Troy Bartel melakukan hal keji tersebut pada putranya sendiri. Namun diketahui, beberapa saat kemudian Bartel menelepon panggilan darurat 911 dan mengakui perbuatannya.

"Saya telah menumpahkan darah orang tak berdosa," tutur Bartel kepada petugas operator 911, seperti terdengar dalam rekaman yang dirilis polisi setempat dan dilansir Asia One, Senin (17/12/2012).

"Saya menggambar sebuah pentagram di tubuh putra saya," imbuh pria berusia 39 tahun ini.

Ketika ditanya lebih lanjut oleh operator 911, Bartel mengakui dirinya sengaja membuat tanda bintang yang menjadi simbol religius ini, untuk merefensikan 'hari kudus' pada 12 Desember 2012 lalu atau 12-12-12. Diketahui bahwa tanggal 12-12-12 dianggap sebagai hari langka yang tidak pernah akan terjadi lagi dalam beberapa abad ke depan.

"Karena ini adalah hari kudus," ucap Bartel singkat lalu menutup teleponnya.

Tidak lama kemudian, polisi kembali menerima panggilan darurat dari seorang wanita yang merupakan ibu bocah malang tersebut. Menurut juru bicara kepolisian Richland Hills, Sheena Parsons, wanita tersebut menelepon dari rumah tetangganya. Sang ibu yang tidak disebutkan namanya meminta bantuan polisi sembari menangis.

Polisi pun langsung mengerahkan sejumlah personelnya ke lokasi. Setibanya di kediaman Bartel, polisi menemukan seorang anak laki-laki dalam keadaan tanpa baju dan terlihat gemetar. Di punggung anak kecil tersebut terlihat 'ukiran' simbol pentagram dalam ukuran besar.

Polisi langsung mengamankan Bartel. Di lokasi, polisi juga menemukan sekotak cutter yang diyakini digunakan oleh Bartel saat membuat 'ukiran' tersebut.

Anak laki-laki yang tidak disebutkan namanya tersebut kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Fort Worth untuk mendapat perawatan medis. Dokter menyatakan, luka-luka yang diderita anak tersebut tidak membahayakan nyawanya.

Pihak kepolisian setempat dan Dinas Perlindungan Anak setempat bekerja sama menyelidiki kasus ini lebih lanjut. Sedangkan Bartel kini ditahan dengan jaminan yang sangat tinggi, yakni US$ 500 ribu agar dia tidak bisa lepas. Bartel dijerat dakwaan penyerangan dengan senjata mematikan.

Simbol pentagram yang ditunjukkan dengan gambar bintang dengan 5 sudut seringkali dikait-kaitkan dengan pemujaan setan.

(nvc/ita)


Berita Terkait