"Kami tak pernah mengubah sikap kami atas Suriah dan kami tak akan pernah mengubahnya," tegas juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Alexander Lukashevich seperti dilansir kantor berita AFP, Jumat (14/12/2012).
Beberapa hari lalu, Wakil Menteri Luar Negeri Rusia Bogdanov mengatakan, rezim Suriah kini semakin kehilangan kendali atas wilayah-wilayah negara tersebut. Karenanya, bukan tak mungkin, Assad akan mengalami kekalahan dalam konflik dengan para pemberontak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun Lukashevich membantah hal tersebut. "Posisi kami tetap berlaku," cetusnya kepada para wartawan. "Itu tidak berubah," tandasnya.
Sejak pergolakan melanda Suriah pada Maret 2011 lalu, Rusia terus menunjukkan sikapnya sebagai sekutu setia rezim Assad. Bersama dengan China, Rusia telah tiga kali memveto alias menggagalkan resolusi Dewan Keamanan PBB mengenai sanksi-sanksi terhadap Suriah.
(ita/nrl)











































