Ingin Basmi Kejahatan, Pemuda Berpakaian Ninja Dibekuk Polisi Inggris

Ingin Basmi Kejahatan, Pemuda Berpakaian Ninja Dibekuk Polisi Inggris

Novi Christiastuti - detikNews
Jumat, 14 Des 2012 14:58 WIB
Ingin Basmi Kejahatan, Pemuda Berpakaian Ninja Dibekuk Polisi Inggris
Tanis Baker (Wales News Service/Daily Mail)
London - Berpakaian ala ninja lengkap dengan pedang buatan sendiri, seorang pemuda di South Wales, Inggris berniat membantu polisi dalam membasmi kejahatan. Namun pria muda ini ditangkap polisi karena dicurigai membawa senjata di tempat umum.

Dengan bersemangat, pemuda bernama Tanis Baker 'berpatroli' di sekitar lingkungannya untuk mengawasi adanya aksi kejahatan yang mungkin terjadi. Namun aksinya ini menimbulkan kecurigaan seorang polisi yang sedang berpatroli di sebuah taman.

Pedang yang dibuatnya dari kayu, dikira sebagai pedang sungguhan oleh polisi. Dalam beberapa menit saja, sejumlah personel kepolisian langsung mengepung Baker di lokasi tersebut. Bahkan polisi sampai mengerahkan helikopter dan anjing pelacak dalam operasi tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baker yang berasal dari Newport, South Wales ini ditemukan bersembunyi di antara semak-semak di taman tersebut. Baker pun digiring ke dalam mobil polisi. Sebuah tas yang dipenuhi bom asap ditemukan di dekatnya. Demikian seperti dilansir Daily Mail, Jumat (14/12/2012).

Dalam persidangan, Baker yang bekerja di sebuah bar ini mengakui dirinya hanya ingin membantu warga yang kesusahan. Pemuda berumur 21 tahun itu bahkan mengklaim dirinya ingin menjadi 'mata dan telinga' polisi dalam membasmi kejahatan.

Namun pengadilan menyatakan, aksi Baker ini justru mengganggu kenyamanan warga. Sejumlah warga mengakui melihat Baker yang berkeliaran dengan pakaian ninja selama berbulan-bulan dan bahkan berada di atas atap sejumlah bangunan.

Pengadilan pun menjatuhkan hukuman percobaan selama 12 bulan dan kerja sosial tanpa dibayar selama 60 jam. "Anda mungkin berpikiran bahwa Anda telah membantu, tapi Anda justru menimbulkan banyak masalah. Jangan lakukan hal seperti ini lagi di masa mendatang atau Anda akan berada dalam masalah besar," ujar Ketua Pengadilan setempat, Paul Lavin.

Baker dikenal sebagai penggemar berat komik superhero asal Amerika seperti Batman dan Superman. "Nampaknya dia bingung antara fantasi dan kenyataan dan terkadang dia tidak bisa membedakan antara apa yang ada di buku komik dengan yang ada pada kehidupan nyata," ujar seorang polisi yang menangkap Baker.

(nvc/ita)


Berita Terkait