Dengan bersemangat, pemuda bernama Tanis Baker 'berpatroli' di sekitar lingkungannya untuk mengawasi adanya aksi kejahatan yang mungkin terjadi. Namun aksinya ini menimbulkan kecurigaan seorang polisi yang sedang berpatroli di sebuah taman.
Pedang yang dibuatnya dari kayu, dikira sebagai pedang sungguhan oleh polisi. Dalam beberapa menit saja, sejumlah personel kepolisian langsung mengepung Baker di lokasi tersebut. Bahkan polisi sampai mengerahkan helikopter dan anjing pelacak dalam operasi tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dalam persidangan, Baker yang bekerja di sebuah bar ini mengakui dirinya hanya ingin membantu warga yang kesusahan. Pemuda berumur 21 tahun itu bahkan mengklaim dirinya ingin menjadi 'mata dan telinga' polisi dalam membasmi kejahatan.
Namun pengadilan menyatakan, aksi Baker ini justru mengganggu kenyamanan warga. Sejumlah warga mengakui melihat Baker yang berkeliaran dengan pakaian ninja selama berbulan-bulan dan bahkan berada di atas atap sejumlah bangunan.
Pengadilan pun menjatuhkan hukuman percobaan selama 12 bulan dan kerja sosial tanpa dibayar selama 60 jam. "Anda mungkin berpikiran bahwa Anda telah membantu, tapi Anda justru menimbulkan banyak masalah. Jangan lakukan hal seperti ini lagi di masa mendatang atau Anda akan berada dalam masalah besar," ujar Ketua Pengadilan setempat, Paul Lavin.
Baker dikenal sebagai penggemar berat komik superhero asal Amerika seperti Batman dan Superman. "Nampaknya dia bingung antara fantasi dan kenyataan dan terkadang dia tidak bisa membedakan antara apa yang ada di buku komik dengan yang ada pada kehidupan nyata," ujar seorang polisi yang menangkap Baker.
(nvc/ita)











































