Dalam pernyataan yang dikutip oleh media nasional Korean Central News Agency (KCNA), pemimpin Korut Kim Jong-Un mengutarakan niat tersebut. Disebutkan juga bahwa Jong-Un memantau dengan seksama peluncuran roket pada Rabu (12/12) lalu.
Melalui KCNA seperti dilansir AFP, Jumat (14/12/2012), Jong-Un menekankan perlunya "Dilakukan peluncuran satelit di masa mendatang... untuk mengembangkan ilmu pengetahuan, teknologi dan ekonomi negara ini".
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun di sisi lain, keberhasilan Korut tersebut langsung menuai reaksi keras dari dunia internasional. Baik PBB maupun negara-negara lainnya mengecam keras aksi Korut tersebut. Amerika Serikat (AS) bahkan terang-terangan menyebut aksi tersebut 'sangat provokatif'.
Tapi, sejumlah pengamat menilai, keberhasilan peluncuran roket Korut menjadi simbol kuat bagi kepemimpinan Jong-Un. Keberhasilan ini menjadi kelegaan dan kebanggaan yang luar biasa bagi Korut, terutama setelah kegagalan peluncuran roket pada April lalu.
"Peluncuran ini bisa berarti Jong-Un berhasil memenuhi permintaan terakhir Kim Jong-Il (sang ayah). Di sisi lain, hal ini membantu Jong-Un dalam menancapkan kekuasaannya dan memperkuat kewenangannya atas elit milit Korut, serta menjamin kesetiaan dan solidaritas mereka di bawah kepemimpinannya," ujar profesor Ilmu Politik dari Korea University, Yoo Ho-Yeol.
(nvc/trq)











































