Menurutnya, upaya Gedung Putih untuk mempertimbangkan opsi serangan militer terhadap Suriah semata-mata merupakan "perang psikologis."
"AS dan Inggris tak punya kekuatan untuk menyerang Suriah dan lebih tertarik untuk mencapai tujuan-tujuan ilegal mereka di Suriah dengan mendukung oposisi domestik," cetus Javad Jahangirzadeh, anggota Dewan Ketua Majlis (Parlemen) Iran seperti dilansir Press TV, Kamis (13/12/2012).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Jahangirzadeh ini disampaikan setelah muncul pemberitaan mengenai Pentagon yang tengah mempertimbangkan sejumlah opsi untuk kemungkinan serangan militer terhadap Suriah.
Menurut laporan yang dimuat surat kabar kongres AS, Hill tersebut, rencana ini termasuk okupasi penuh atas Suriah. Pejabat-pejabat AS memperkirakan, nantinya akan dibutuhkan sekitar 75 ribu tentara dan puluhan ribu lainnya di masa mendatang untuk operasi yang diberi nama "menjaga perdamaian" ini.
Sejumlah pihak menyebutkan bahwa AS tengah mencoba merancang skenario seperti Irak di Suriah.
(ita/nwk)











































