Badan Luar Angkasa AS-Kanada Benarkan Korut Luncurkan Satelit ke Orbit

Badan Luar Angkasa AS-Kanada Benarkan Korut Luncurkan Satelit ke Orbit

- detikNews
Rabu, 12 Des 2012 14:07 WIB
Badan Luar Angkasa AS-Kanada Benarkan Korut Luncurkan Satelit ke Orbit
Ilustrasi (Reuters)
Washington - Komando Pertahanan Luar Angkasa Amerika Utara (NORAD) memastikan bahwa Korea Utara (Korut) memang benar-benar meluncurkan satelit ke luar angkasa. NORAD menyatakan, satelit Korut tersebut telah berhasil mencapai orbit.

"Pejabat Komando Pertahanan Luar Angkasa Amerika Utara mengakui bahwa sistem peringatan rudal AS mendeteksi dan melacak peluncuran rudal Korut pada pukul 19.49 waktu (11/12) setempat," demikian pernyataan lembaga gabungan Amerika Serikat (AS) dan Kanada tersebut, seperti dilansir AFP, Rabu (12/12/2012).

Meski Korut menyatakan pihaknya meluncurkan 'roket' pembawa satelit, namun NORAD menyebutnya dengan istilah 'rudal'. Menurut catatan NORAD, bagian pertama rudal tersebut jatuh di wilayah Laut Kuning dan bagian selanjutnya terjatuh di perairan Laut Filipina. NORAD menambahkan, serpihan rudal sama sekali tidak mengancam wilayah Amerika Utara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indikasi awal menunjukkan bahwa rudal tersebut meluncurkan sebuah objek yang berhasil mencapai orbit. Hingga saat ini, rudal atau serpihannya tidak mengancam wilayah Amerika Utara," demikian pernyataan NORAD.

Melalui kantor berita Korean Central News Agency (KCNA), otoritas Korut mengklaim peluncuran tersebut berjalan sukses dan misi penempatan satelit pada orbit di luar angkasa berhasil dilakukan. Otoritas Korut meluncurkan roket yang terdiri atas 3 bagian yang benama Kwangmyongsong-3 atau Shining Star-3. Roket ini diklaim membawa satelit pemantau bumi, yang akan ditempatkan di orbit yang ada di luar angkasa.

Selama ini, AS dan sejumlah negara sekutunya mencurigai rencana peluncuran roket Korut. Mereka meyakini bahwa Korut sebenarnya berencana melakukan uji coba rudal jarak jauh, namun menyamarkannya sebagai peluncuran satelit ke luar angkasa. Namun informasi dari NORAD ini mematahkan asumsi tersebut.

(nvc/nrl)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads