Korsel & Inggris Sesalkan Peluncuran Roket Korut

Korsel & Inggris Sesalkan Peluncuran Roket Korut

- detikNews
Rabu, 12 Des 2012 11:43 WIB
Korsel & Inggris Sesalkan Peluncuran Roket Korut
Ilustrasi
Seoul - Peluncuran roket yang dilakukan Korea Utara (Korut) menuai reaksi keras dari sejumlah pihak. Menyusul Jepang, Korea Selatan (Korsel) dan Jepang juga mengecam keras aksi peluncuran roket tersebut.

Pemerintah Korsel menilai, aksi Korut tersebut mengancam stabilitas Semenanjung Korea maupun dunia. Selain itu, juga dengan terang-terangan telah melanggar resolusi Dewan Keamanan PBB yang melarang negara komunis tersebut untuk melakukan uji coba rudal maupun roket.

"Pemerintah kami mengecam keras, bersama dengan komunitas internasional, Korut karena telah mengabaikan peringatan berulang kali dan dorongan untuk menghentikan peluncuran, dan justru melakukan tindakan yang sangat provokatif semacam itu," ujar Menteri Luar Negeri Korsel Kim Sung-Hwan, seperti dilansir AFP, Rabu (12/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Akibat sikapnya ini, Kim memperingatkan, Korut terancam dikucilkan oleh negara internasional. Lebih lanjut, Kim menyatakan, pihaknya akan berkoordinasi dengan dunia internasional untuk merumuskan langkah yang tepat bagi aksi peluncuran Korut ini.

Reaksi keras juga disampaikan oleh Menteri Luar Negeri Inggris William Hague. Dalam pernyataannya, Menlu Hague menyesalkan aksi Korut yang tetap meluncurkan roket jarak jauh pembawa satelit tersebut.

"Saya mengecam keras peluncuran satelit Korut, hari ini. Saya menyesalkan sikap Korut yang tetap memilih untuk melakukan peluncuran daripada meningkatkan kesejahteraan rakyatnya. Kami akan memanggil Duta Besar Korut ke Inggris," tutur Hague dalam pernyataannya.

Mengingat bahwa aksi Korut ini telah melanggar Resolusi Dewan Keamanan PBB, maka Hague menyatakan, pihkanya akan berkonsultasi lebih lanjut dengan mitranya di PBB untuk menentukan langkah selanjutnya terhadap Korut.

"Sangat penting bagi Korut untuk mampu menahan diri dari aksi provokatif dan memilih langkah konstruktif menuju denuklirisasi demi menjaga perdamaian dan stablitas Semenanjung Korea," tandasnya.

Melalui kantor berita Korean Central News Agency (KCNA), otoritas Korut mengklaim peluncuran tersebut berjalan sukses dan misi penempatan satelit pada orbit di luar angkasa berhasil dilakukan. Otoritas Korut meluncurkan roket yang terdiri atas 3 bagian yang benama Kwangmyongsong-3 atau Shining Star-3. Roket ini diklaim membawa satelit pemantau bumi, yang akan ditempatkan di orbit yang ada di luar angkasa.

(nvc/mad)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads