Korut Bongkar & Pindahkan Roket dari Landasan

Korut Bongkar & Pindahkan Roket dari Landasan

- detikNews
Selasa, 11 Des 2012 18:04 WIB
Korut Bongkar & Pindahkan Roket dari Landasan
Ilustrasi (Reuters)
Pyongyang - Setelah mengumumkan penundaan jadwal peluncuran roket, otoritas Korea Utara (Korut) dilaporkan membongkar kembali roket yang sudah dipasangkan pada landasan peluncuran. Diduga roket ini akan dipindahkan untuk diperbaiki lebih lanjut.

Gambar satelit yang didapatkan pada Senin (10/12) menunjukkan aktivitas terbaru di lokasi peluncuran Sohae, Korut. Gambar tersebut menunjukkan adanya aktivitas sejumlah teknisi yang sibuk membongkar beberapa bagian roket yang sudah dipasang di lokasi sejak pekan lalu.

Demikian diungkapkan seorang pejabat pemerintahan Korea Selatan (Korsel) yang enggan disebut namanya seperti dikutip media Korsel, Yonhap dan dilansir AFP, Selasa (11/12/2012).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun tidak jelas apa tujuan pembongkaran tersebut. Tidak diketahui juga apakah seluruh bagian roket yang terdiri atas 3 bagian yang dibongkar atau hanya sebagian saja. Menurut sumber, diduga pembongkaran tersebut dalam rangka memperbaiki bagian yang sebelumnya disebut-sebut mengalami masalah teknis.

"Sepertinya memang ada persoalan yang tidak bisa diperbaiki jika roket tetap terpasang pada landasan peluncuran. Dan nampaknya mereka berusaha memperbaiki persoalan teknis tersebut dengan memindahkan roket dari landasannya," ucapnya.

Melalui kantor berita resminya, Korean Central News Agency (KCNA), otoritas Korut mengumumkan rencananya untuk meluncurkan roket pada 10-22 Desember. Namun kemudian, pada awal pekan ini Korut menyatakan kemungkinan penundaan jadwal peluncuran karena suatu alasan yang tidak mereka sebutkan dengan jelas.

Sejumlah sumber menyatakan, alasan yang mendasari penundaan tersebut lebih kepada persoalan teknis, yakni mesin kendali pada bagian pertama roket dilaporkan mengalami masalah. Sejumlah analis lainnya menyebut, kondisi cuaca buruk juga bisa mendasari penundaan tersebut. Sebab, diketahui bahwa wilayah Korut sedang dilanda hujan salju yang cukup tebal.

Berulang kali, Korut menegaskan bahwa roket tersebut diluncurkan dalam rangka menempatkan satelit pemantau bumi ke orbit di luar angkasa. Namun tetap saja rencana peluncuran roket Korut ini menuai kecurigaan dan kritikan sejumlah negara. Amerika Serikat dan Korsel meyakini bahwa Korut sebenarnya berencana melakukan uji coba rudal jarak jauh, namun menyamarkannya sebagai peluncuran satelit ke luar angkasa.

Amerika Serikat dan Jepang bahkan telah menyiagakan militernya di wilayah perairan dekat Korut. Jepang pun akan menembak jatuh roket Korut jika berpotensi mengancam kedaulatan wilayahnya.

(nvc/ita)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads