Pria Bersenjata Tembaki Kedai Teh Thailand, Bayi 11 Bulan Tewas

Pria Bersenjata Tembaki Kedai Teh Thailand, Bayi 11 Bulan Tewas

Novi Christiastuti - detikNews
Selasa, 11 Des 2012 16:22 WIB
Pria Bersenjata Tembaki Kedai Teh Thailand, Bayi 11 Bulan Tewas
The Nation/ANN
Bangkok - Aksi kekerasan kembali terjadi di wilayah Rangae, Narathiwat, Thailand selatan. Kelompok militan setempat melepas tembakan ke sebuah kedai teh khas Thailand. Insiden ini menewaskan 4 orang, termasuk seorang bayi berusia 11 bulan.

Seperti dilansir Asia One, Selasa (11/12/2012), si pemilik kedai, Piyawat Mong menuturkan kronologi kejadian tragis tersebut. Menurut Mong, awalnya sebuah truk pickup yang membawa 3 orang pria di bagian belakang tiba-tiba berhenti di luar kedainya. Saat itu, lanjut Mong, istrinya sedang berada di dalam kedai menjual makanan dan minuman.

Tanpa diduga, para pria yang menumpang di belakang truk menembaki kedai tersebut, yang saat itu sedang ramai-ramainya. Usai menembaki secara brutal, mereka langsung kabur. Polisi yang tiba di lokasi beberapa saat kemudian, menemukan selongsong kosong dari peluru-peluru senapan sejenis M16 dan AK47.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Serangan ini menewaskan 4 orang termasuk seorang bayi 11 bulan. Si bayi yang menjadi korban tewas diidentifikasi bernama Ephani Samoh. Sedangkan 3 korban tewas lainnya bernama Kabaree Hoh (37), Pangor Nimae (74) dan Ameesi Jehdoh (23).

Sementara itu, serangan ini juga melukai 5 orang lainnya, termasuk seorang bayi berusia 10 bulan dan seorang pria berusia 74 bulan. Para korban luka dilarikan ke rumah sakit terdekat, Rangae Hospital. Dilaporkan para korban luka mengalami luka serius.

Aksi kekerasan semacam ini bukan yang pertama kali terjadi di Narathiwat. Sebelumnya, seorang guru tewas ditembak pria bersenjata. Nuntana Kaewchan (51) yang seorang kepala sekolah khusus perempuan di Pattani ini, tewas ditembak sekitar 100 meter dari sekolah pada November lalu. Insiden ini memicu penutupan sementara 300 sekolah selama beberapa minggu, mengacu pada kegagalan pemerintah memberikan keamanan bagi warganya. Namun mulai hari ini, sekolah-sekolah tersebut kembali dibuka.

(nvc/ita)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini