Kesepakatan ini diumumkan dalam persidangan singkat yang digelar di Mahkamah Agung New York oleh Hakim Douglas McKeon. Namun sayangnya, isi kesepakatan damai antara kedua pihak dirahasiakan oleh pengadilan.
Namun disebut-sebut si pelayan hotel yang bernama Nafissatou Diallo, yang awalnya menuding DSK melakukan pelecehan seksual terhadapnya, bersedia untuk mencabut gugatan hukumnya. Sebagai kompensasinya, Diallo menerima uang ganti rugi namun tidak disebutkan berapa jumlahnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
DSK sendiri tidak hadir dalam persidangan karena sedang berada di Paris, Prancis. Namun Diallo hadir bersama pengacaranya. Wanita berusia 33 tahun ini tampak mengenakan blus warna hijau dengan celana panjang warna hitam serta syal abu-abu berseling putih yang diikatkan pada kepalanya.
"Saya berterima kasih kepada semua orang, saya berterima kasih kepada Tuhan," ujar Diallo usai persidangan.
"Diallo merupakan sosok wanita yang kuat dan berani yang tidak pernah kehilangan keyakinan atas sistem hukum negara kita. Dengan solusi ini, sekarang dia bisa melanjutkan hidupnya dan kami berterima kasih kepada setiap orang yang memberi dukungan dan doa terhadapnya," tutur pengacara Diallo, Kenneth Thompson.
Secara terpisah, pengacara DSK, William Taylor dan Amit Mehta, yang menangani kasus di New York ini menyambut baik kesepakatan damai antar kedua pihak. "Atas nama Strauss-Kahn, kami menyambut baik solusi ini. Kami juga berterima kasih kepada Hakim McKeon yang dengan sabar mengabulkan kesepakatan ini terjadi," terang mereka.
Kesepakatan ini memang mengakhiri kemelut hukum yang menjerat DSK di New York. Namun pria berusia 63 tahun tersebut masih harus menghadapi persidangan di tanah airnya, Prancis. Diketahui bahwa DSK dituding terlibat jaringan prostitusi yang memasok para pelacur untuk pesta seks dan klub-klub swinger di sejumlah kota, seperti Paris, Washington, Madrid, Wina dan Ghent, Belgia. Dijadwalkan persidangan kasus tersebut akan digelar pada 19 Desember mendatang di Paris.
DSK mundur dari jabatannya sebagai direktur IMF pada Mei 2011 lalu setelah skandal seks dengan Diallo mencuat ke publik.
(nvc/ita)










































