Saat itu, Medvedev tengah mengomentari aksi terbaru penyidik Rusia dalam membekuk seorang pembuat film kontroversial, Pavel Kostomarov. Kostomarov ditangkap karena membuat film dokumenter berjudul 'Srok' tentang kelompok oposisi Rusia.
Insiden tersebut terjadi pada Jumat (7/12) lalu, saat PM Medvedev menjalani sesi wawancara akhir tahun dengan lima stasiun televisi Rusia dalam rangka menjaga citranya pasca dikalahkan oleh Vladimir Putin dalam pemilu lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Berbagai macam topik dibicarakan oleh Medvedev dengan para jurnalis tersebut. Mulai dari membahas jam tangan juga soal keberadaan Sinterklas. Namun yang paling menarik perhatian adalah kritikan bagi kepolisian Rusia. Medvedev mengkritik penggerebekan di pagi hari yang dilakukan tim Investigative Committee atau Komite Investigasi, sejenis FBI, terhadap Kostomarov.
"Semuanya akan baik-baik saja, jangan khawatir. Mereka (penyidik) adalah orang-orang brengsek yang gemar muncul pukul 8 pagi hari. Pada dasarnya itu merupakan kebiasaan... Saya punya banyak kenalan yang bekerja sebagai aparat penegak hukum dan mereka berpikir jika mereka datang pukul 07.00 mereka akan mendapatkan semuanya," tutur Medvedev, seperti dilansir AFP, Senin (10/12/2012).
Komentar Medvedev tersebut langsung mendapat tanggapan dari pihak Komite Investigasi. Dalam keterangannya, pihak Komte Investigasi mengecam komentar Medvedev dan menyatakan bahwa penggerebekan yang mereka lakukan saat itu, sesuai prosedur.
"Sangat aneh mendengar komentar yang tidak hanya menghina penyidik Rusia, tapi juga merendahkan seluruh aparat penegak hukum di negara ini," cetus juru bicara Komite Investigasi, Vladimir Markin.
Sedangkan juru bicara PM Medvedev, Natalya Timakova enggan berkomentar soal insiden ini.
(nvc/ita)











































